4 Bos Startup yang Masuk Daftar Orang Terkaya di Indonesia


Ajinursalam.web.id - Startup  teknologi kini jadi bisnis yang berkembang di Indonesia. Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara bahkan berkali-kali menyebut, salah satu  startup unicorn  Indonesia kini lebih tinggi jika dibandingkan dengan valuasi gabungan perusahaan telekomunikasi.

Hal ini membuktikan perkembangan  startup  digital di Indonesia semakin cepat, didukung orang-orang muda yang penuh inovasi.

Sambil mengembangkan  startup teknologi, majalah  Globe Asia  dalam laporan tentang daftar orang 150 mengatakan terkaya di Indonesia, ada empat pendiri  startup  digital yang masuk dalam daftar ini. Siapa saja yang memulai  startup  yang disetujui?


via orisinal.id

Terkait mengutip Tekno Liputan6.com dari  Globe Asia , startup industri  , menemukan Traveloka Ferry Unardi yang baru diundang 30 tahun bergabung dalam daftar orang terkaya di Indonesia dengan jumlah kekayaan yang diperkirakan mencapai US $ 145 juta atau setara Rp 2,09 triliun.

via dakonan.com

Selanjutnya, pendiri sekaligus CEO Tokopedia William Tanuwijaya yang diundang 36 tahun masuk dalam daftar yang sama.

Kekayaan pemilik  e-Commerce  yang mendapat tahun lalu mendapat suntikan dana dari Alibaba yang diperkirakan mencapai angka US $ 130 juta atau setara Rp 1,95 triliun.

via trentech.id

Pada posisi berikutnya, nama pendiri sekaligus CEO Bukalapak Achmad Zaky bertengger. Globe Asia memperkirakan jumlah harta kekayaan Zaky saat ini berjumlah US $ 100 juta atau senilai Rp 1,5 triliun.

CEO GO-JEK Nadiem Makarim berswafoto bersama mitra GO-JEK saat menghadiri Pasar Malam di GO- FOOD Festival di GBK, Jakarta (11/5). Acara ini digelar sebagai penghargaan bagi mitra GO-JEK yang berprestasi. (Liputan6.com/Fery Pradolo)

Bicara  startup  Indonesia mengambil lengkap tidak memanggil Go-Jek yang kini tengah mengembangkan sayap ke luar negeri. Bos Go-Jek Nadiem Makarim juga masuk ke daftar 150 orang terkaya di Indonesia.

Harta Nadiem kini disebut-sebut telah mencapai US $ 100 juta atau sekitar Rp 1,45 triliun.


Peluang Bos Startup Jadi Miliarder


Globe Asia memulihkan, nama-nama di atas telah memulai mengembangkan perusahaannya disebut sebagai  startup  unicorn  yang masing-masing punya beragam produk.

Misalnya dalam bentuk  E-Commerce hingga aplikasi yang menyuguhkan solusi untuk masalah yang dihadapi orang Indonesia kebanyakan.

Lembah Silikon Kesuksesan dalam bidang teknologi dan informasi akan menciptakan tantangan besar bagi Indonesia untuk berhasil dalam bisnis  perangkat lunak .

Seorang mantan teknisi di Go-Jek yang tidak disetujui namanya, dia percaya akan meminta para  startup  menjadi miliarder baru. Semuanya tergantung dari banyak faktor.

Faktor terpenting adalah investasi di  startup  . Investasi entah itu seri A, B, dan C dari  modal ventura  biasanya dibarengi dengan pengalihan kepemilikan saham yang lebih besar.

Sumber itu menyebut, Nadiem Makarim dan mitranya kini menghubungkan kurang dari 10 persen dari saham Go-Jek.